loading...
Senin, 27 Maret 2017

Proses Dicabutnya Nyawa Seorang Mukmin oleh Malaikat Maut

Kematian merupakan misteri yg hanya diketahui oleh Allah subhanahu wa ta’ala saja.Semenjak ditiupkan ruh pada manusia dalam kandungan,setiap orang telah ditentukan kapan meninggalnya.Oleh karena itu kita harus memperbanyak amal sholeh sebagai persiapan kapanpun nyawa seorang dicabut.

Kematian,tidak pernah ada seorang pun yg bisa menceritakan bagaimana rasanya.Itu semua dikarenakan setelah mati,kehidupan manusia tidak lagi berada di dunia melainkan ada pada dimensi yg berbeda hingga akhirnya dikumpulkan di padang mahsyar utk mempertanggungjawabkan semua yg ada di dunia.

Proses Dicabutnya Nyawa Seorang Mukmin oleh Malaikat Maut

Meskipun tidak bisa diceritakan,tapi Allah telah memberi kabar bagaimana rasanya proses dicabutnya nyawa seorang mukmin melalui Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.Suatu ketika,Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menceritakan tentang ruh orang mukmin dan orang kafir yg meninggal.

proses dicabutnya nyawa seorang mukmin, saat malaikat mencabut nyawa,nyawa mukmin dicabut,dicabutnya nyawa seseorang Ketika seorang mukmin yg akan meninggal maka malaikat-malaikat akan turun dari langit dengan membawa kain kafan dan wewangian dari surga. Kemudian para malaikat duduk mengelilingi orang mukmin tersebut.Banyaknya para malaikat itu sepanjang mata memandang (sungguh sangat banyak).

Lalu Malaikat Maut berkata, “Wahai jiwa yg tenang,keluarlah menuju ampunan Allah dan keridhaan-Nya”

Kemudian keluarlah ruh mukmin tadi dari jasadnya bagaikan air keluar dari bibir tempat air.Setelah itu ruh tersebut diambil Malaikat Maut.Sejumlah malaikat lain tidak membiarkan ruh tersebut berada di tangan Malaikat Maut meski hanya sekejap.

proses dicabutnya nyawa seorang mukmin,saat malaikat mencabut nyawa, nyawa mukmin dicabut, dicabutnya nyawa seseorang

Lalu ruh tersebut diletakkan di dalam kain kafan dengan diberi wewangian.Dari ruh tersebut keluar aroma harum seperti minyak misik yg paling wangi di dunia.Sejumlah malaikat kemudian membawanya naik ke atas dan setiap melewati para malaikat mereka bertanya, “Siapakah ruh yg baik ini? ”

Sejumlah malaikat pembawa ruh orang mukmin tersebut menjawab,Ini ruh Fulan bin Fulan, ” dengan nama panggilan terbaiknya ketika di dunia.

Sesampainya di langit,para malaikat pembawa ruh meminta agar dibukakan pintu langit.Kemudian dibukalah pintu langit dan semua malaikat penjuru langit mengiringi ruh seorang mukmin itu.Begitu seterusnya hingga sampai pada langit ketujuh.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,“Tulislah catatan amal hamba-Ku di ‘Illiyyin,dan kembalikan ia ke bumi,dikarenakan sesungguhnya Aku ciptakan manusia dari bumi dan kepadanya juga dikembalikan.Dari bumi akan Aku keluarkan mereka pada waktu yg lain. ”
Ruh Dikembalikan ke Bumi

Sesuai dengan perintah Allah ‘Azza wa Jalla,ruh dikembalikan ke jasadnya di bumi (kuburan).Kemudian datang dua malaikat dan mendudukkannya sembari bertanya, “Siapa Rabbmu? ”

Mukmin tersebut menjawab,“Rabbku adalah Allah ‘Azza wa Jalla”

Kedua malaikat tersebut kembali bertanya, “Apa agamamu? ”.Dijawab oleh mukmin tadi, “Islam agamaku”

Kedua malaikat tersebut kembali bertanya, “Siapa seorang laki-laki yg diutus kepadamu? ”. Dijawabnya, “Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam”

Kedua malaikat tersebut kembali bertanya, “Darimana kamu tahu? ”. Dijawabnya, “Aku membaca kitab Allah kemudian mengimani dan membenarkannya. ”

Setelah itu terdengarlah seruan dari atas langit, “Hamba-Ku benar. Oleh sebab itu hamparkan baginya hamparan dari surga, pakaikanlah ia pakaian surga,dan bukakanlah satu pintu menuju surga baginya”

proses dicabutnya nyawa seorang mukmin,saat malaikat mencabut nyawa,nyawa mukmin dicabut, dicabutnya nyawa seseorang

Kemudian terciumlah angin surga beserta aromanya yg sangat wangi, diluaskan kuburannya seluas mata memandang dan seorang lelaki berwajah tampan,berpakaian bagus dan berbau wangi menghampirinya. Lelaki itu berkata kepada mukmin yg telah meninggal tersebut .

“Bergembiralah dengan segala hal yg menyenangkanmu.Ini adalahhari yg dahulu dijanjikan kepadamu. ”

Mukmin tersebut lalu bertanya, “Siapakah engkau? wajahmu adalah wajah yg datang dengan kebaikan. ”

Lelaki tampan itu lalu menjawab, “Aku adalah amal sholihmu”

Mukmin yang meninggal itu lalu berdoa kepada Allah, “Wahai Rabbku, datangkanlah hari kiamat dengan segera… Wahai Rabbku datangkanlah segera hari kiamat hingga aku bisa kembali pada keluarga dan hartaku”

Demikian cerita dicabutnya nyawa seorang mukmin oleh Malaikat Maut hingga ditanyai Malaikat Munkar dan Nakir. Sungguh indahnya proses kematian seorang mukmin sebagaimana

yg telah dijelaskan dalam banyak ayat dan hadits bahwa Allah akan membalas semua kebaikan dan jerih payah mukminin di dunia.

Orang-orang mukmin di dunia ini mungkin ‘tersiksa’ tapi tidak akan sia-sia kelak ketika meninggal bahkan hingga dimasukkan ke dalam surga, insya Allah.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Proses Dicabutnya Nyawa Seorang Mukmin oleh Malaikat Maut

0 komentar:

Posting Komentar