loading...
Kamis, 01 September 2016

Terungkap! Inilah Misteri Sumur Air Zamzam yg Belum Banyak Orang Tahu

Jika sedang musim haji,biasanya akan ada banyak air zamzam.Yups buat umat Islam air zamzam bukan hanya sekadar air biasa,namun dipercaya mempunyai berkah yg luar biasa.
Air zamzam merupakan air suci yg sumur mata airnya terletak di kawasan Masjidil Haram tepatnya sebelah tenggara Ka'bah dan mempunyai kedalaman 42 meter.

Sumur air zamzam pertama kali ditemukan oleh Siti Hajar yg berlari bolak-balik anatara bukit Safa dan Marwah.

Ibunda Nabi Ismail itu pun akhirnya diberikan petunjuk lewat Malaikat Jibril dan tiba-tiba keluarlah mata air zamzam dari sela-sela jari kaki Nabi Ismail yg tengah kehausan.
Ternyata,banyak keunikan tentang air zamzam. Mata airnya tidak pernah kering meski dipompa terus menerus oleh jutaan orang dari seluruh dunia.

Terungkap! Inilah Misteri Sumur Air Zamzam yg Belum Banyak Orang Tahu


Untungnya sistim pengelolaanya juga luar biasa sehingga airnya tidak 'luber' alias tidak mubazir.Padahal,jika dihitung-hitung, bisa saja bumi tenggelam lantaran air zamzam yg pancaran airnya terbilang deras.
sebuah mukjizat dari Allah SWT adalah ketika sumur Zamzam yg dipompa terus menerus tanpa henti dengan tingkat 8 ribu liter/detik, permukaan sumur yg 10. 6 kaki dibawah permukaan tanah akan turun hingga 44 kaki dibawah permukaan tanah.

Dan mukjizat lainnya adalah ketika pemompaan berhenti,permukaan sumur segera kembali pada 13 kaki di bawah permukaan tanah setelah 11 menit.
Baca juga:Misteri Kota sodom Yang Tersebut Dalam Al-qur’an
Jika di akumulasikan,akan ada 690 juta liter air zamzam yg dipompa dalam 24 jam namun sumurnya terisi kembali hanya jangka waktu 11 menit! Masya Allah.
Kekuasaan yang diberikan Allah lewat air zamzam ini sangat luar biasa bukan ? Karena jika berlebihan, dunia benar-benar bisa tenggelam lantaran luapan air zamzam yg sedemikian besar. 

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Terungkap! Inilah Misteri Sumur Air Zamzam yg Belum Banyak Orang Tahu

0 komentar:

Posting Komentar